Sejak dulu Jahe dikenal dan dipergunakan sebagai obat, atau bumbu dapur dan aneka keperluan lainnya.
1. Jahe dapat merangsang kelenjar pencernaan, baik untuk membangkitkan nafsu makan dan pencernaan.
2. Jahe yang digunakan sebagai bumbu masak terutama berkhasiat untuk
menambah nafsu makan, memperkuat lambung, dan memperbaiki pencernaan.
Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan
usus oleh minyak asiri yang dikeluarkan rimpang jahe.
3. Minyak jahe berisi gingerol yang berbau harum khas jahe,
berkhasiat mencegah dan mengobati mual dan muntah, misalnya karena mabuk
kendaraan atau pada wanita yang
hamil muda.
4. Juga rasanya yang tajam merangsang nafsu makan, memperkuat otot
usus, membantu mengeluarkan gas usus serta membantu fungsi jantung.
5. Dalam pengobatan tradisional Asia, jahe dipakai untuk mengobati
selesma, batuk, diare dan penyakit radang sendi tulang seperti
artritis.
6. Jahe juga dipakai untuk meningkatkan pembersihan tubuh melalui keringat.
7. Menurunkan tekanan darah. Hal ini karena jahe merangsang pelepasan
hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah
mengalir lebih cepat dan lancar dan memperingan kerja jantung memompa
darah.
8. Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu
protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak.
9. Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah
penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab
utama stroke, dan serangan jantung. Gingerol juga diduga membantu
menurunkan kadar kolesterol.
10. Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin, yaitu senyawa
kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi, sehingga timbul rasa
mual. Termasuk mual akibat mabok perjalanan.
11. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.
12.Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang
disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.
JAHE SEBAGAI OBAT PRAKTIS :
1. Jahe merupakan pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan
nyeri rematik, sakit kepala, dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3
kali sehari. Bisa juga minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau
menambahkan jahe saat pada soto, semur, atau rendang.
2. Daun jahe juga berkhasiat, antara lain dengan ditumbuk dan diberi sedikit air dapat
dipergunakan sebagai obat kompres pada sakit kepala dan dapat dipercikan ke wajah orang yang sedang menggigil.
3. Sedangkan rimpangnya ditumbuk dan direbus dalam air mendidih
selama lebih kurang ½ jam, kemudian airnya dapat diminum sebagai
obat untuk memperkuat pencernaan makanan dan mengusir gas di dalamnya,
mengobati hati yang membengkak, batuk dan demam.
4. Untuk mengobati rematik rematik siapkan 1 atau 2 rimpang jahe.
Panaskan rimpang tersebut di atas api atau bara dan kemudian ditumbuk.
Tempel tumbukan jahe pada bagian tubuh yang sakit rematik. Cara lain
adalah dengam menumbuk bersama cengkeh,dan ditempelkan pada bagian tubuh
yang rematik.
5. Jahe juga dapat digunakan untuk mengobati luka karena lecet,
ditikam benda tajam, terkena duri, jatuh, serta gigitan ular. Caranya
rimpang jahe merah ditumbuk dan ditambahkan sedikit garam. Letakkan pada
bagian tubuh yang terluka.
6. Rimpang tumbuk juga dapat dipakai sebagai obat gosok pada penyakit
gatal karena sengatan serangga. caranya rimpang yang ditumbuk, dengan
diberi sedikit garam, kemudian ditempelkan pada luka bekas gigitan ular
beracun (hanya sebagai pertolongan pertama sebelum penderita dibawa ke
dokter).
KF-HL -
http://khasiatjahe.blogspot.com/